
Masih jelas memory memory usang bersamamu
dering telfon tak pernah henti setiap waktu
Dan berbaris teks ungkapan rindumu
Terselip kisah kasih antara kau dan kau
Akupun tak tau tumbuh rindu untukmu
Lambat laun tak terasa kau dan aku bersama
Di dunia maya kita mencinta
Kudengar swaramu kurasa ada hadirmu
Dalam bathin rasa kita beradu
Keyakinan buat kita bersatu
Selangkah bersama tanpa gandengan tangan
Keyakinan bersatu tanpa bibir ungkapan
rintihan rindu hanya berbalas suara ucapan
Lewat dering telfon dan on cam sepanjang malam
Kau setia temaniku hingga matahari terbenam
Kini ...................
Tak lagi ada cerita itu
Handphon dan laptop pun tak bernyawa
Layaknya manusia yang mati suri
Hidup dan tak berarti
Ku gores gores layar hp dan laptop ini
Tetap saja tak ku temukan dering telfon nya lagi
Tak lagi ada rentetan bait bait syair rindu untuk diri ini
Kadang ,,,,,,,,,,,,,,,,,
Cinta dunia maya buat kita seperti orang gila
Bicara tanpa bisa bertatap muka
Bercinta tanpa tau dya siapa
Bilang tak ada tapi kita interaksi ada
Bila ada nyatanya kita tak mampu menyentuhnya
Mungkin aku pernah melihatnya
Hanya dalam mimpi dan foto foto di facebook nya
Hingga seolah bayangmu hadir temani tidur pulasku
Cinta maya ,,,,,,
Layaknya ku ingin menjadi nyata
Bertemu dan bersua bersama jalin kasih berdua
Tapi apa ...... ???????
Semua serasa sulit menjadi nyata
Kadang jarak yang memisahkan kita berdua
Ataukah kau menghilang entah kemana
Dan lagi lagi cinta maya
Semua telah aku korbankan untuknya
Sampai gajipun melayang tak tersisa
Belum kutemukan alamat rumahmu
Tak bisa lagi ku rengkuh tubuhmu
Merasakan damai dalam pelukmu
Karna cintamu dan cintaku hanya cinta maya
Yang tak berujung akhirnya
Diam .......................
Diam ...............
Dalam kubang kelam
Tangis rajam resah gundah sia sia saja
Pacaran Di dunia Maya
Cinta Maya Cinta Semu
Kadang berakhir temu
Kadang berakhir bisu
Dan akhirnya pilu
Karna tanpa permisi dulu Kekasih pun berlalu